Hati-hati dengan Es batu Balok

Jika anda sebelum ke blog ini mampir terlebih dahulu ke blognya saia mungkin stop dahulu bicarakan lendir. Saya menyarankan keyword lendir dan download hanya untuk yang tidak butuh trafik berkualitas dan yang ingin mendapatkan visitor secara instan. Kita tinggalkan dulu soal bisnis mari kita berpindah ke berita tentang kesehatan. Jika anda sering sekali jajan minuman es di depot-depot kecil di pinggir jalan yang rata-rata kebanyakan dari es balok sekarang mulai hati-hatilah. Mengapa ? Saya mendengar berita dari salah seorang teman saya yang kemaren telah menonton berita di televisi dan acaranya adalah wawancara dengan pengusaha es balok di jakarta. Ternyata pengusaha es balok ini menggunakan air sungai ciliwung di jakarta untuk membuat es baloknya. Pertama-tama ia mengambil air sungai ciliwung yang sangat kotor, lalu ia menyaringnya. Setelah disaring pengusaha ini pun memberikan kaporit sebanyak mungkin agar air yang sudah disaring tapi masih berwarna kurang jernih ini nampak sangat putih bersih dan jernih. Tapi apakah dengan nampak putih bersih dan jernih bisa menjadikan es batu balok ini menjadi sehat ?=))=)):)) ternyata tidak, saat di tes uji kesehatan air sungai yang tadinya mengandung 10.000 kuman VS es batu yang dibuat oleh rumah tangga dan dari air yang sudah matang perbandingannya jauh sekali. Si pengusaha tadi mengira dengan warna yang jernih dan putih maka sudah sehat untuk dikonsumsi dan bisa menyulap air sungai yang penuh kuman itu menjadi es batu yang layak dikonsumsi :haha::haha:. Tapi nyatanya setelah diuji tadi, Es batu yang dibuat dari air matang dan dijadikan es teh kumannya hanya beberapa saja. Tapi coba anda bayangkan Es batu balok yang dari air sungai tadi ternyata bukan berkurang kumannya tapi setelah diuji kesehatan ternyata kumannya menjadi 20.000 kuman :hore::hore:=))=)). Salut sekali karena kuman air sungai tadi malah bertambah menjadi 2X lipat =))8-}.

Mungkin cerita diatas hanyalah salah satu diantara ratusan produsen makanan di Indonesia yang merugikan kesehatan para konsumen. Bahkan saya dan teman-teman saat pertama masuk sekolah tadi bercerita-cerita soal itu. Kami semua jadi enggan membeli minuman es di kantin sekolah karena kami tahu bahwa mereka menggunakan es batu balok. Nah dalam kasus ini siapa yang salah ? pemerintah, produsen ataukah konsumen ? apakah anda juga ada saran bagi saya dan teman-teman saya ? apa kami harus bawa es batu dari rumah =P~:malu:=))=)):)). Silahkan anda berkomentar dengan kejadian Es batu balok yang semakin tidak sehat saja

Perihal aidafitri85
it's me dengan sejuta harapan dan cita-cita!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: